Sejumlah Kuliner Asik yang Bisa Kamu Icip di Sepanjang Jalan Malioboro

Jogjania | 07 Januari 2016 | #Kuliner

Siapa yang tak kenal dengan Malioboro ? Kawasan ini dikenal sebagai surga belanja di Kota Jogja. Dari mulai pakaian, barang-barang antik, alat elektronik, gelang kalung lucu, tas batik, koin-koin kuno, alat elektronik, pembuat tato temporer, aneka kerajinan kayu dan kulit serta masih banyak lagi. Sebagai daerah wisata, tentunya Malioboro juga kaya akan aneka kuliner. Ada sejumlah makanan asik yang bisa kalian cicipi setelah lelah berbelanja.

 

Lumpia Depan Hotel Mutiara (Lumpia Samijaya)

Lumpia atau loenpia selama ini dikenal sebagai jajanan khas kota Semarang. Jika kita berkunjung ke Yogyakarta, ternyata kita bisa menikmati lumpia yang lezat dan gurih juga.Lumpia Samijaya adalah yang paling terkenal di kota Yogyakarta. Sebenarnya lumpia ini tak memiliki nama resmi. Label Samijaya menjadi populer karena lumpia ini berada di depan toko Sami Jaya. Namun ada juga yang menyebutnya Lumpia Mutiara karena tempat tersebut juga berada di sudut depan Hotel Mutiara, Malioboro.

Wedang Ronde

Wedang dalam bahasa jawa adalah minuman. Wedang ronde termasuk salah satu minuman khas dari indonesia yang memiliki rasa jahe yang khas yang berfungsi untuk menghangatkan tumbuh kita. Selain kuah wedang ronde jogja yang enak dan hangat, isian pada wedang ronde jogja sendiri juga sangat enak dan nikmat. Isiannya biasanya berupa kacang tanah, ronde, kolang kaling, sagu mutiara, roti tawar dan lain sebagainya. Rasa kuah yang hangat akan terasa nikmat sekali dengan isian yang pas dan lezat juga. Apalagi dinikmati saat Jogja menjelang malam hari

Es Dawet

Dawet merupakan salah satu minuman yang berbahan baku santan, gula jawa dan olahan tepung beras, menjadikan minuman ini terasa khas sebagai penghilang dahaga. Tinggal menambahkan es batu ke dalamnya, jadilah dawet sebagai minuman yang menyegarkan. Lelah setelah berburu baju di Pasar Beringharjo paling enak mampir untuk membeli es dawet yang lokasinya persis di depan pasar ini.

Nasi Pecel

Pecel adalah makanan khas masyarakat Jawa, khususnya masyarakat Jawa Tengah, Jawa Timur dan Yogyakarta. Makanan ini cocok disantap kapan saja baik untuk sarapan maupun makan siang. Bahkan di beberapa tempat pecel dijumpai di malam hari. Pecel memang bukan makanan yang asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Di depan pasar Beringharjo, pecel dapat disantap dengan berbagai lauk pendamping seperti aneka sate, bakwan, maupun tahu dan tempe bacem.

Sate Kere

Di zaman dahulu, sate adalah salah satu makanan termewah yang hanya bisa disantap oleh kalangan menengah ke atas.Sedangkan, istilah kere yang berarti gelandangan merupakan salah satu pencitraan terhadap kalangan bawah yang terlalu sayang untuk membeli setusuk sate. Tapi, Jogja bisa memadukan sate dan kemiskinan menjadi suguhan kuliner yang cita rasanya luar biasa enak dan murah. Sate yang dijual di selatan pasar Beringharjo ini umunya terbuat dari gajih.