Foto - Foto Di Balik Jumenengan dan Kirab Budaya KGPAA Paku Alam X

Jogjania | 07 Januari 2016 | #Serba - Serbi

Di Jogja sebenarnya ada dua istana yang masih kokoh berdiri sampai saat ini. Yang terkenal ada Kraton Ngayogykarta Hadiningrat  yang dipimpin oleh Raja Sri Sultan Hamengku Buwono dan satunya lagi adalah Pura Pakualaman yang dipimpin oleh Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Paku Alam.Di awal tahun 2016 ini, Pura Pakualaman sedang ada acara penobatan raja atau dalam bahasa Jawa disebut Jumenengan. Prosesi Jumenengan ini tentunya sangat menarik seluruh perhatian warga Yogyakarta, karena akan menjadi saksi sejarah dan tentunya Wakil Gubernur baru Daerah Istimewa Yogyakarta.

Jumenengan Paku Alam X

Saat prosesi Jumenangan KGPAA Paku Alam mengenakan busana adat, yakni ageman blenggen, kain parang ceplok kastuba, sabuk cindi sutro, dan blankon.

KGPAA Paku Alam X Saat Tarian Beksan Bedhaya Panji Angranakung

Dalam Prosesi Jumenengan, terdapat sebuah persembahan tarian yang namanya Tarian Beksan Bedhaya Panji Angranakung. Tarian ini berhasil mencuri para tamu undnagan yang hadir dapat proses Jumenengan Paku Alam X.

Tarian Beksan Bedhaya Panji Angranakung

Tarian Beksan Bedhaya Panji Angranakung ini adalah tarian yang dibawakan oleh tujuh penari. Tarian ini merupakan tarian peninggalan Paku Alam II. Tarian tersebut mengisahkan perjuangan Raden Panji Kertapati dalam membangun kepercayaan masyarakat.

Penobatan KGPAA Paku Alam x

Masih dalam rangkaian prosesi penobatan Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Paku Alam X yang berlangsung Kamis, 7 Januari 2016 di Pura Pakualaman Yogyakarta.

Tamu Undangan Jumenengan KGPAA Paku Alam X

Dalam prosesi Jumenengan KGPAA Paku Alam X ini, banyak tamu undangan yang datang. Dari raja-raja seluruh Nusantara hingga para penjabat tinggi Pemerintahan Republik Indonesia. Seperti Sri Sultan Hamengku Buwono X dan GKR Hemas, Megawati Soekarno Putri, Puan Maharani hingga Menteri Pendidikan Anies Baswedan

Tengkoklah Para Jurnalis Yang Meliput Dengan Pakaian Adat Jogja

Proses penobatan KGPAA Paku Alam X ini tentunya di liput oleh para jurnalis dan tentunya para admin-admin social media Jogja. Mereka dalam acara ini berdandan layaknya seperti abdi dalem dengan pakaian khas Jogja. Beskap, jarik, blangkon dan tentunya gak ketinggalan kamera.

Pasukan gajah yang siap meramaikan Kirab

Pasukan Gajah adalah bagian dari kirab penobatan KGPAA Paku Alam X yang digelar sore hari setelah prosesi Jumenengan. Gajah-gajah ini adalah gajah dari Kebun Bintang Gembira Loka.

Paku Alam X yang menyapa rakyat saat kirab budaya

Setelah dinobatan sebagai KGPAA Paku Alam X, Paku Alam X melakukan kiran budaya dari Pura Pakualaman - Sultan Agung - Gajah Mada - Bausasran - Gayam - Cendana - Kusumanegara - Sultan Agung dan kembali Pura Pakualaman. Dengan senyum, Paku Alam X menyapa rakyat Jogja yang tumpah ruah di jalanan untuk melihat calon Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta yang baru.

Gile Lu Ndro ikutan Kirab segala !

Siapa sangka dalam barisan kirab budaya penobatan KGPAA Paku Alam X ini ada artis ibukota. Indro Warkop ternyata adalah sahabat baik KGPAA Paku Alam X dan dia ikut terserta dari prosesi Jumenengan hingga Kirab Budaya dengan menaiki kuda.

Abdi dalem Kraton Ngayogykarta juga ikutan dalam Kirab Budaya

Menjadi abdi dalem itu bisa dibilang adalah panggilan jiwa. Salah satunya adalah Rizky yang merupakan abdi dalem termuda di Kraton Ngayogyakarta dan ikutan dalam kirab budaya Penobatan KGPAA Paku Alam X.