Menyantap Lele Asap Mbah Marto Langsung di Dapurnya

Jogjania | 24 Juni 2017 | #Kuliner

Jogja memang tidak bisa dipisahkan dengan beragam kulinernya yang khas. Banyak kuliner legendaris yang patut untuk kita cicipi satu per satu. Salah satunya adalah mangut lele Mbah Marto. Mangut Lele Mbah Marto terletak di sebuah gang kecil dan tersembunyi di dekat Institut Seni Indonesia. Butuh ketelatenan untuk menemukan warung mangut lele terkenal ini.

Dari arah Jogja langsung saja ambil jalan menuju Jalan Parangtritis arah ke kampus ISI Jogja. Dari kampus ISI  lurus saja ke selatan sampai menemukan Kantor Pos cabang Sewon di kiri jalan. Nah di seberang jalan Kantor Pos tersebut (di sebelah kanan jalan) ada gang kecil, masuk saja ke sana terus saja ketemu tikungan belok saja ke kiri sampai pertigaan yang dekat masjid. Dari pertigaan belok ke kiri, ikuti jalan sampai menemukan gang pertama di kanan jalan setelah jembatan kecil. Masuk saja gang di sebelah kanan tersebut sampai menemukan sebuah bangunan warung kecil di kanan jalan. Di depan warung tersebut ada gang kecil, masuk saja sampai Anda menemukan sebuah rumah kecil di kanan jalan yang terdapat sumur di depannya. Nah itulah warungnya Mbah Marto.

Salah satu ciri khas dari warung Mbah Marto, warung ini berdiri menyatu dengan rumah permanennya yang sederhana. Di bagian depan hanya ada beberapa meja dan kursi yang menanjang.

Pengunjung yang akan membeli makanan harus masuk menuju ke bagian pawon atau dapur.

Makanannya disajikan di baskom-baskom besar yang diletakkan di atas amben (dipan yang terbuat dari kayu). Menariknya lagi semua masakan yang dibuat disini masih menggunakan kayu bakar. Bisa kebayang kan aroma nya yang khas banget.Pengunjung yang akan makan disitu biasanya dipersilahkan untuk mengambil sendiri menu-menu makanan yang mereka sukai. Warung Mbah Marto ini lebih terkenal dengan mangut lele dan gudegnya yang memiliki ciri khas tersendiri.

Cukup banyak pilihan menu yang disediakan di warung ini antara lain adalah opor ayam yang terdiri dari ayam, tahu, tempe, dan telur yang diberi bumbu kuning yang segar, ada juga sambel goreng krecek, serta ada pula garang asem.

Masakan mangut lelenya ini memiliki ciri khas yaitu lele ditusuk dengan pelepah daun kelapa dan diasap dengan sabut kelapa yang memberikan aroma sangit pada lelenya. Kuahnya cukup bikin nagih, rasa pedas yang memberikan sensasi rasa segar.

Gudegnya juga unik, gudeg di warung ini diberi campuran daun pepaya. Konon daun pepaya mampu menambah nafsu makan.

Harga satu porsi 25K dapet nasi sayur + lele.

Photo @heryatiria