Deretan Candi-Candi Jogja Yang Penuh Dengan Pesona dan Cerita Legenda

Jogjania | 25 Februari 2016 | #Wisata

Di Yogyakarta ini banyak sekali peninggalan masa lampau. Salah satunya adalah peninggalan candi. Banyak sekali candi-candi yang tersebar di Yogyakarta, khususnya di bagian timur dan utara daerah Jogja.Bermacam candi yang bercorak Hindu maupuan Budha ini bisa kamu jelajahi saat berada di Jogja.Selain keindahan arsitekturnya tentunya juga cerita-cerita yang berebda disetiap candi.

Candi Prambanan

Candi yang ditetapkan oleh UNESCO sebagai cagar budaya dunia (World Wonder Heritage) sejak tahun 1991 ini merupakan candi Hindu terbesar yang di Indonesia bahan Asia Tenggara. Untuk masuk ke candi yang terkenal dengan sebuah legenda putri Roro Jonggrang yang minta dibuatkan seribu candi oleh Bandung Bondowoso ini, kita cukup membayar sekitar Rp 30000.Untuk jam operasionalnya dari jam 8 sampai jam 5 sore. Kamupun bisa juga melihat sendra tari Ramaya yang dipentaskan secar a terjadwal . yamana kisah dari sendartari ramayana ini merupakan kisah cerita dari relief yang ada di candi.

Candi Kalasan

Candi Kalasan merupakan candi Budha yang mana bangunan ini akan dipersembahkan bagi Dewi Tara. Suasana di sekitar candi banyak pepohonan rindang yang bisa jadi tempat berteduh sambil menikmati keindahan Candi Kalasan. Candi Kalasan ini bisa kamu temui dengan mudah karena letaknya yang berada di tepi jalan Jogja- Solo. Terlebih lagi untuk masuk candi ini kamu tak perlu membayar, cukup dengan menulis nama dan lamat di buku tamu satpam.

Candi Sambisari

Candi Sambisari ini merupakan dari dafatra dari candi yang tak dipunggut biaya untuk masuk. Candi yang ditemukan tidak sengaja oleh petani ini, diperkirakan terkubur oleh material letusan gunung merapi puluhan bahakn ratusan tahun yang lalu. Candi ini berada di bawah tanah sekitar kurang lebi 7 meter dengan satu pintu masuk. Candi bercorak hindu ini bisa kamu kunjungi dari jam 8 sampai jam 5 sore.

Candi Ijo

Candi Ijo merupakan candi tertinggi di Jogja. Berada di ketinggian 357.402 m - 395.481 mdpl, menghadirkan keindahan bandara internasional Adi Sutjipto dan suasana perkotaan Jogja di sisi barat. Bahkan jika cuaca cerah, tempat ini merupkan spot untuk menonton sunset terbaik di Jogja. Candi yang merupakan tempat pemujaan bagi umat Hindu Siwa di masa lampau ini, tentunya bisa kamu nikmati dari jam 8 hingga jam 5. Walaupun lebih dari jam 5 boleh saja, hanya saja tetap menjaga keamanan dan ketenangan dengan warga sekitar candi.

Candi Abang

Candi Abang ini bisa dibilang candi yang unik, karena ketika musim penghujan datang, candi ini akan berubah warna menjadi hijau. Sedangkan ketika musim kemarau, candi ini akan berubah menjadi merah kecoklatan. Hal ini karena kamu memang tak kan menemukan bentuk candi pada umumnya di Candi Abang karena candi yang tersusun daru batu dan batu bata ini telah tertibun dengan tanah. Akses untuk kesini cukup mudah dan kamu bisa menitipkan kendaran kamu di rumah warga.

Keraton Ratu Boko

Ingin merasakan dan melihat lansung keindahan Kraton Ratu Boko? Kamu cukup membayar Rp 25000 atau kamu juga bisa membelinya saat kamu berada di Candi Prambanan. Dengan memilih paket wisata Candi Prambanan-Keraton Ratu Boko dengan membayar sekitar Rp 45000. Kamu akan mendapatkan shuttle bus dari Candi Prambanan menuju Keraton Ratu Boko. Keraton Ratu Boko ini merupakan salah satu dari spot terbaik untuk menikmati sunset terbaik di Jogja.Selain sunset, bangunan peninggalan sejarah akan di komplek Keraton Ratu Boko juga asyik untuk kamu jelajahi dan kamu abadikan dalam kameramu